Saturday, January 20, 2018

Minggu

Di satu hari minggu, mamanya Altaf janjian ketemuan sama temen temennya. Artinya papa harus menjaga Altaf sampai mama selesai ketemuan sama temen temennya. Sebenarnya ini bukan hal yang sulit, tapi Altaf sudah terlalu lengket sama mamanya, jadi kalau terlalu lama jauh dari mamanya Altaf pasti mulai cerewet nyari mamanya. Jadi aku harus pintar pintar mengalihkan perhatiannya.
Awalnya Altaf kubawa ke lapangan merdeka, di sini ada beberapa tempat permainan yang dia suka. Seperti memancing, main excavator dan naik kereta. Lumayan, bisa sampai 1 jam-an disini. Karena sudah terlihat bosan aku mengajak Altaf untuk membeli mainan ke toko mainan di daerah gunung pasir. Kalau biasanya Altaf cuma boleh mainan yang murah, kali ini Altaf boleh beli mainan kereta yang lebih besar. Altaf tampaknya senang sekali, jarang sekali dia dapat mainan yang besar besar.
 Lalu aku ajak dia makan di KFC. Selagi aku mengantri, Altaf mulai bongkar mainan keretanya, dan mulai menyusun rel keretanya. Sambil makan, aku bantu dia menyusun rel dan main dengan kereta apinya. Selesai makan, aku ajak dia pulang. Waktu kugandeng dia pulang, senyumnya lebar sekali. Itu membuatku sangat bahagia, sudah lama rasanya kita tidak menghabiskan waktu berdua saja.
Papa berjanji, kita akan menghabiskan waktu lebih banyak berdua saja, kalau papa ada kesempatan.

Tuesday, January 16, 2018

Singapore, Akhir 2017

Singapore, Akhir 2017

Akhir tahun 2017 ini kami berlibur ke Singapur lagi. Sebenarnya agak bosen sih ke Singapur terus sih. Tapi pilihan liburan yg pas setelah ambil raport Arum selama 5 hari yah cuma di sana kayaknya.
Dari awal kita memang sudah berniat liburan kali ini kami mencoba tempat tempat yang belum pernah kita datangi. Kami merencanakan cuma datang ke tempat yang gratis gratis aja. Bahkan ke Merlion pun tidak. Karena dana kita juga agak ngepas, jadi tempat tempat seperti Universal Studio, SEA Aquarium, Garden by The Bay kami lewatkan. Tapi kompensasinya kami malah lebih banyak ke mall. ;-(
Sebenarnya alasan lainnya juga karena untuk masuk ke tempat tempat itu cukup mahal, sedangkan Altaf belum bisa maksimal menikmatinya. Mungkin 2-3 tahun lagi kalau Altaf sudah bisa naik wahana wahana yang ada disana.
Liburan kali ini ada beberapa hal yang baru. Kali ini kami nginep di MI Hotel, di jalan Bencoolen. Hotelnya lumayan bagus, masih baru, dan cukup murah, mungkin karena masih masa promo. Trus hotel ini dekat kemana mana. Ke Orchard road dan Bugis sekitar 15-an menit aja. Pintu masuk MRT Bencoolen pun tidak sampai 100 meter dari hotel. Di samping hotel malah ada mesjid dan rumah makan masakan Indonesia. Disini juga ada tersedia handphone yang gratis data dan nelpon sepanjang hari, dan ini membantu banget. Kalau tahun lalu aku harus beli SIM card untuk turis, 30 dolar untuk 5 hari, kali ini tidak perlu. Handphone ini membantu banget. Kita tinggal buka google maps, cari lokasi yang dituju, trus pencet aja Direction. Disini ditunjukan rute dan jarak kalau jalan kaki atau pake mobil, dan kalau kita pilih angkutan umum, detail banget info naik bis nomer berapa atau MRT jalur mana. Kalau tahun lalu aku musti install aplikasi Bus dan MRT Singapur, dengan Google maps sudah lengkap. Mungkin sudah lama, tapi aku kurang perhatiin fitur Google Maps ini.
Kali ini kami tidak terlalu banyak naik MRT, kami coba lebih banyak naik bis. Dan kalau tidak teralu jauh, kami memilih naik taksi. Karena sebenarnya, untuk beberapa tujuan, naik taksi lebih praktis. Untuk jarak 10 km-an, ongkosnya sekitar 20 dolar-an, atau sekitar 200 ribu-an rupiah. Cukup murah kalau melihat kepraktisannya. Selain itu, kalau naik taksi atau bus, kita bisa lebih banyak melihat suasana Singapur.
Yang agak baru kali ini, kami mendatangi Marina Bay Carnival. Ini semacam pasar malam ala barat. Disini banyak mainan dan wahana, banyak juga permainan ketangkasan seperti lempar bola basket, lempar balok, masukin gelang ke botol dan semacamnya. Hadiahnya bagus, kalau bisa 2 kali masuk lempar bola basket, bisa dapat boneka minion gede setinggi hampir 70 cm. Aku penasaran dan beberapa kali mencoba, tapi nggak ada yang berhasil. Tampaknya permainan permainan ini gampang, tapi ternyata sulit juga. Disini aku baru tau, ternyata Altaf mulai berani naik wahana wahana. Kalau tidak terlalu seram, seperti naik kereta api, dia berani naik sendiri. Tapi kalau naik roler coaster mini, dia mau aku temenin. Di roller coaster mini ini malah aku yang heboh, dia sih anteng aja.
Di hari terakhir kami ke Sentosa Island. Dari Vivo City Mall kami naik Sentosa Express, semacam LRT dengan membayar 4 dollar. Sentosa Express ini stop di Resort World Sentosa dan 2 stop di Sentosa Island. Kami stop di Imbiah Station, di sini tepat di bawahnya patung Merlion besar yang ada di Sentosa. Padahal kalau malam ada pertunjukan laser di patung ini, sayangnya kami datang agak siang. Dari Imbiah station kami jalan menuju beach station dan menuju Palawan beach. Pantainya bersih, bagus tenang dan tidak bergelombang. Yang menarik, di pantai ini ada wahana permainan air seperti water boom, tapi gratis. Bayangin, ada tempat kayak water boom yang gratis. Syaratnya cuma kita harus pakai baju renang yang proper. Kalau di Indonesia, water boom gini masuknya paling nggak 100 ribu per-orang. Altaf senang banget main disini, dan lebih dari 1 jam kami disini.
Tapi sebenarnya tujuan utama kita ke Singapur kali ini adalah untuk menonton kembang api Tahun baru yang kabarnya spektakuler, tapi sayangnya pas malam itu hujan, jadi agak gagal rencana kami.
Next post: Malam Tahun Baru 2018 di Singapur

Tuesday, September 19, 2017

Papa kerja

2 minggu lalu.
Baru kali ini altaf nangis waktu papa berangkat kerja. Biasanya kamu tidak nangis, biasa saja, paling 1-2 hari nyari nyari tapi sesudah dijelaskan bahwa papa kerja kamu diam saja. Tapi kali kamu nangis, nempel di gendongan papa. Papa gendong kamu waktu papa taruh tas di Mobil crew change. Baru Papa kasihkan kamu ke Mamamu.
Papa juga sedih meninggalkan Altaf, Papa sedih kurang lama off untuk Altaf. Tapi Papa janji, kalau papa off, papa akan habiskan waktu sebanyak banyaknya dengan Altaf. Kita akan bermain, sepedaan, ke lapangan merdeka, kasih makan burung, kasih makan ikan Dan beli mainan. Sebisa mungkin kita ke tempat tempat yang baru yang belum pernah kamu datangi. Tapi Papa tidak bisa berjanji akan selalu ada di rumah bersama Altaf. Karena Papa punya kewajiban atas Altaf, kakak Arumdapta dan Mamamu.
Jadilah anak yang kuat, agar bisa menjaga Mamamu saat Papa tidak di rumah.

Sunday, August 27, 2017

6 Agustus

6 Agustus

Aku tidak pernah merayakan ulang tahunku, bagiku hari ulang tahun sama saja seperti hari hari yang lain. Yang rutin ngucapin selamat selain istriku adalah adikku, ibu Wiwi dan ponakan ponakan dekat aja. Notifikasi ulang tahun di fesbuk pun kumatikan, jadi nggak ada temen temen fesbuk yang tau ulang tahunku. Paling temanku Maya Airin yang juga ingat, karena aku rutin ngucapin ulang tahunnya dia juga setiap tanggal 10 mei.
Tapi tahun ini agak beda, karena Arum sudah sekolah di Jakarta, baru 3 minggu sih. Tapi karena baru kali ini berpisah lama dengan Arum, jadi beberapa minggu ini sedang kangen kangennya dengan Arum. Siang harinya, aku dapat sms dari Arum, dia sms "selamat ulang tahun Pa, nanti Arum telpon ya....". Sms itu aja sudah sangat membuatku bahagia. Ku stand by kan handphone ku di tempat yang kuat sinyalnya, karena waktu itu aku sedang di lokasi kerja, dan waktu Arum telpon aku langsung bangun. Nggak banyak yang aku omongkan, cuman memastikan dia sudah terima kode booking pesawat untuk kepulangannya minggu depan. Tapi aku sangat bahagia sekali waktu itu, walaupun aku nggak bisa bilang betapa kangennya aku sama anakku tersayang.
Agak sore, ibuku telpon, ngucapin selamat ulang tahun juga. Padahal dari pagi aku berniat telpon ibuku, cuma sekedar nanya kabar. Walaupun dalam hati aku ingin mengucapkan terima kasih, karena 42 tahun yang lalu ibu sudah berjuang melahirkan aku.
Seharusnya bukan hanya ucapan selamat ulang tahun yang Kita terima, tapi juga terima kasih kepada ibu kita yang sudah bertaruh nyawa melahirkan kita dan membesarkan Kita.

Tuesday, August 22, 2017

Pa, Ayo Pa...

Pa, ayo Pa...

Pa, Ayo Pa... Itu kata kata yang selalu Altaf kalau mengajak main Papa, dengan kalimatnya yang sangat jelas, walau sebenarnya bicaramu belum terlalu jelas. Tapi untuk beberapa kata, bicaramu sudah sangat jelas.
Kalau Altaf sudah mengajak main, Papa susah menolaknya. Apapun yang Papa lakukakan, Papa hentikan kalau bisa. Walaupun ada hal yang penting yang sedang Papa kerjakan, Papa berusaha tidak mengecewakanmu.
Papa sangat senang kalau kamu ajak main, untuk menghindarkanmu dari kebanyakan nonton tivi atau main hape papa. Papa lebih suka Altaf main dengan mainannya, atau jalan jalan ke taman, atau bersepeda dengan Papa. Pernah juga Altaf mengajak Papa Japan jalan Naik sepeda. Sebab sudah lama Kita nggak pernah jalan jalan naik sepeda lagi.
Papa sebenarnya pengen mengajak kamu berenang dan bermain air di kolam renang. Tapi terakhir kali Papa ajak berenang kamu masih takut takut. Mudah mudahan kita ada waktu lagi untuk bermain di kolam renang.
Mudah mudahan Papa lebih banyak waktu untuk mengajakmu bermain, berpetualang dan belajar.

Friday, August 4, 2017

Juli 2017

16 Juli 2017
Kami mengantar Arumdapta ke Jakarta untuk sekolah di IIHS. Dimulai dari acara penyambutan sekaligus verifikasi dokumen Dan keuangan, dilanjutkan ke asrama putri tempat tinggal Arumdapta. Di asrama, mama membantu pengecekan barang barang kebutuhan yang harus dibawa kemudian menyusun barang barang di lemari yang disediakan.
Setelah selesai, kami tinggalkan kamu, kami tidak akan bertemu kamu sampai waktu perpulanganmu. Tidak Ada drama yang berlebihan, kamu tidak terlihat sedih, Mamamu tidak sedih dan adikmu juga tidak terlalu perduli. Jauh jauh hari kami sudah bilang ke Altaf, nanti kakak sekolah ke Jakarta.
Setelah kami tinggalkan, sempat terasa ada yang hilang dan kurang. Sampai beberapa hari setelahnya, kami masih merasa ada yang kurang. Kami juga ingin tahu, betah kah kami disana. Karena disana kamu tidak boleh pegang handphone kecuali saat perpulangan. Komunikasi cuma bisa dilakukan lewat pengawas asramamu. Di grup WA saja kami bisa memantau kondisimu lewat foto foto yang dikirim pengawas asramamu. Sempat juga kamu nelpon tapi nggak bisa berbicara banyak. Alhamdulillah nampaknya kamu bisa menjalaninya.

Selalu berlari

Altaf yang selalu berlari
Altaf, sebentar lagi umurmu 3 tahun. Alhamdulillah kamu sehat, aktif dan pintar. Bicaramu pun sudah mulai lancar. Kamu aktif banget, seolah olah kamu selalu berlari kemana mana. Waktu disuruh Mandi, kamu lari menolak membuka baju kalau kamu masih asyik lagi main.
Alhamdulillah kamu sayang banget sama Mamamu dan kakakmu. Kamu juga sayang banget sama ibu Nila, kakak Tia dan kakak Adis. Tapi kadang kadang kamu suka mengganggu adek Rila kalau dia pegang pegang mainanmu.
Kalau kami sholat, kamu sering ikut sholat juga, sfebisa mungkin mengikuti gerakan gerakan sholat.
Teruslah tumbuh sehat, teruslah aktif dan sayang dengan orang orang sekitarmu. Papa selalu berdoa semoga kamu Dan kakakmu jadi anak yang sholeh, sehat, pintar dan kuat. Amin.