Monday, March 23, 2015

Waktu..


Papa suka sedih kalau tidak bisa hadir di saat saat pentingmu. Sebisa mungkin papa usahakan selalu ada untuk momen momen terpentingmu. Makanya papa ngotot tetap ngambil cuti cuma demi bisa kita liburan bersama. Walaupun sebenarnya, kalau papa mau, cuti papa bisa diganti dengan gaji satu bulan.
Seperti malam ini, papa kadang merasa sedih tidak bisa banyak membantumu waktu kamu mau mencetak tugas tugasmu. Papa cukup puas kamu menelpon papa untuk membantu mengatasi masalah dengan printer di rumah. Papa harap, kamu bisa jadi anak yang lebih mandiri karenanya.

Matamu...


Matamu selalu terlihat besar dan cerah.. Seolah olah kamu selalu menunggu dan mencari apa lagi yang bisa kamu explore. Kalau melihat hal hal yang baru, matamu menjadi bertambah cerah, kadang terus menatap hal baru itu dengan mendalam mempelajarinya. Kalau melihat papa, matamu seolah berkata, "ayo Pa, apalagi yang mau kita explore, kemana lagi kita bertualang? Main apa lagi kita Pa?". Ini membuat papa berjanji dalam hati, papa akan selalu mengajakmu bertualang dan meng-explore hal hal yang baru. Papa akan mengajakmu berkemah, menjelajahi hutan dan mendaki gunung jika mungkin. Papa berharap kamu jadi orang yang terus menjelajah dan belajar, agar kamu tau betapa indah dan besar anugerah Allah.
Tapi matamu itu juga akan cerah ceria ketika bertemu cewek cantik, apalagi kalau cewek itu mengajakmu berbicara...

Friday, March 13, 2015

Maret 2015

Altaf di usia 6 bulan ini sudah bisa duduk, walau kadang kala duduknya masih oleng. Dan sekarang juga sudah mulai belajar merangkak dan berdiri. Altaf sepertinya sudah semangat untuk berdiri, dia selalu antusias untuk berdiri jika ada yang memegangi.
Tapi kalau mau tidur atau nyusu badan, kamu hobi jungkir balik. Alih alih merangkak, kamu seperti menerjang nenen mamamu. Mamamu cukup kewalahan, karena kamu lengket betul sama mamamu, kamu nggak mau digendong oleh nenek atau bu Yana, jadinya maumu selalu dekat sama mamamu.
Sekarang kamu lagi flu, kalau mau tidur, kamu cerewet banget. Kasihan mamAmu, istirahatnya jadi berkurang. Kalau pas papa off, papa berusaha meluangkan waktu sebanyak mungkin untukmu, berusaha membantu mamamu agar berkurang bebannya dan bisa lebih banyak istirahat. Semoga kamu, kakak Arum dan mamamu tetap selalu sehat untuk merawat dan mendidik kalian.

Monday, March 2, 2015

Quality Time

Untuk Arum dan Altaf. Papa sadar, waktu papa nggak banyak untuk kalian. Karena pekerjaan papa, hanya sepertiga saja waktu papa untuk kalian. Walaupun sebenarnya papa ingin sekali menghabiskan lebih banyak waktu dengan kalian, tapi papa tidak pernah menyesalinya. Kita tetap harus mensyukuri apa yang kita punya, dan apa yang telah diberikan Allah.
Tapi papa berjanji, papa akan meluangkan waktu sebanyak mungkin dengan kalian, papa akan mencurahkan semua waktu untuk membekali kalian hal hal yang berguna dalam hidup. Dan papa akan selalu berusaha pulang lebih cepat dari lokasi kerja. Karena bagi papa, waktu semenit dengan kalian sangatlah berharga.
Untuk mengobati rindu, papa sering nelpon kalian, dan foto kalianlah yang selalu papa pandang di saat papa kangen atau sedang jenuh. Papa berdoa agar kalian selalu dalam lindungan Allah, dijauhkan dari marabahaya dan dijauhkan dari niat jahat dan pandangan jahat manusia. Aminn...

Thursday, January 29, 2015

Fotomu


Fotomu nggak pernah keluar dari dompet papa, sejak dulu selalu ada fotomu di dompet papa.
Dulu pernah fotomu waktu kamu kecil di Yogya, pernah juga foto kita bertiga sama mamamu. Dan yang sekarang adalah foto ini, foto waktu kita di pizza hut, kamu mungkin baru 7-8 tahun.

Pulang..

Waktu papa pulang minggu lalu, seperti biasa papa mandi dulu walaupun tengah malam. Setelah itu baru papa mencium semua anak anak papa. Waktu papa menciummu dan mengajakmu bicara, tanganmu memegang muka papa, menelusuri lekuk lekuk wajah papa. Kamu memang baru belajar memegang dan menjangkau, atau mungkin juga kamu memegang wajah papa karena kamu ingin memastikan bahwa yang ada didepanmu adalah papa yang selalu ini menelpon, yang wajahnya muncul saat papa menelponmu.

Tuesday, January 13, 2015

Bangun pagi

Kamu mungkin tidak ingat, anakku Arumdapta. Waktu kamu masih TK, pagi pagi saatnya kamu harus bangun dan mandi untuk sekolah, papa menggendongmu, membawamu jalan jalan sedikit di sekitar rumah, agar supaya kamu tidak bangun terburu buru. Papa bujuk kamu dengan hal hal yang menarik di sekitar rumah. Kucing, serangga, bunga atau katak. Jika kamu sudah mulai bangun, baru papa ajak pulang untuk mandi. Cara ini selalu berhasil. Dan papa juga menikmati saat saat kamu tertidur di pelukan di dada papa.