Sunday, July 12, 2026

Liburan Juni

Alhamdulillah sekitar akhir Juni kemarin kami sekeluarga liburan lagi. Padahal setelah lebaran kemarin kami juga sudah liburan.
Kali ini kami bawa mobil pake kapal dan turun di Surabaya. Dari Surabaya kami ke Jakarta untuk menjemput kakak Arum. Dari Jakarta kami ke Puncak, dan balik lagi ke Jakarta semalam. Sekalian nganter kakak Arum ke Jakarta. 
Dari Jakarta kami ke Solo di nginep di Solo selama 2 malam. Dari Solo kami ke Malang, ke rumah tante Santi. Kebetulan tante Santi juga lagi liburan di Malang. Di Malang kami sempat nginep di taman Safari, jalan jalan ke Surabaya dan Batu.
Alhamdulillah liburan kali ini sangat berkesan walaupun hampir semuanya di luar rencana rencana awal.
Padahal rencana awal, setelah ke Jakarta kami mau ke Garut trus ke Tawangmangu. Tapi kami merubah rencana jadi ke Puncak, hanya supaya kami bisa bersama kakak Arum lebih lama. Karena kakak Arum nggak mau ikut ke Malang. Papa bahagia kalau liat kakak bersama kami dan adeknya lebih lama. Papa tau kalau kamu senang banget kalau ketemu adekmu, walaupun sekarang adekmu sudah besar dan sudah bersikap sok cool. Tapi tetap saja kakaknya masih suka peluk peluk adeknya.
Semoga kita bisa liburan bareng lagi ya.
Uploaded Image

Thursday, June 4, 2026

Altaf

Altaf sudah tambah besar sekarang, Agustus ini sudah 12 tahun. Badannya sudah hampir setinggi mamanya. Sepatu nya pun sudah hampir sama dengan papa ukurannya. Tapi sekarang juga nggak se-sweet dulu, sudah memasuki masa remaja, kadang kadang suka melawan sama mamanya.
Bulan lalu, mama ada marah sama Altaf, dan Altaf pun marah juga sambil sedikit teriak sama Mamanya lalu naik ke kamar sambil menangis. Karena Papa selalu nggak suka kalau anak Papa melawan Mama, papa naik ke kamar atas mau menasehati Altaf.
Waktu Papa masuk kamar, Altaf masih nangis sambil siap siap menjawab semua apa yang mau papa katakan.
Papa waktu itu bilang, "diam dulu nangisnya, jangan jawab dulu. Kalau Altaf masih belum tenang dan nangis, sulit buat papa nasehatin Altaf".
Lalu Altaf pelan pelan menghentikan nangisnya. Papa tungguin sampe Altaf bener bener tenang. Papa diam aja, sambil liat hape. Sesekali papa liat Altaf, cuma untuk memastikan bahwa Papa masih nunggu Altaf tenang dan berhenti nangis.
Altaf tampak sedikit heran, mungkin nggak nyangka respon papa seperti itu. Emang sebelumnya papa nggak pernah begini.
Setelah tangis Altaf berhenti dan tenang, baru papa mulai bicara. Papa rasa saat itu adalah momen terbaik papa dan Altaf. Papa bisa nasehatin Altaf dengan baik, sama seperti papa menjelaskan bahwa satu soal matematika bisa diselesaikan dengan lebih dari 1 cara tapi hasilnya sama. Alhamdulilah Altaf lebih bisa menerima dan di akhir papa minta dipeluk. 
Mudah2an Altaf bisa mengingat momen ini, Mudah2an papa bisa mengulangi cara ini. Mudah2an Altaf selalu tahu bahwa Papa dan Mama sangat sayang sama Altaf dan Kakak Arum sampai kapanpun.

Saturday, March 21, 2026

Akil Baligh

Maret 2026

Alhamdulillah sekitar 2 bulan lalu Altaf memasuki fase akil baligh. Altaf sekarang sudah tambah tinggi, suara Altaf pun mulai menjadi besar.
Altaf anak papa yang paling ganteng. Sudah masanya Altaf bertanggung jawab atas semua dosa yang Altaf lakukan. Papa dan Mama berharap, Altaf sudah tau apa saja perbuatan perbuatan yang masuk kategori dosa dan amal ibadah sesuai agama Islam. Papa dan Mama tidak akan berhenti menjaga, menuntun Altaf.
Semoga Altaf dan Arum menjadi anak yang sholeh dan sholehah. Kalianlah harapan papa mama agar bisa menolong papa mama masuk surga.
Tetap tambah sayang sama Mama dan kakak Arum selamanya.