Wednesday, October 26, 2016

Waktu Bersamamu

Papa selalu berusaha setiap waktu bersamamu. Papa selalu berusaha bersamamu saat papa off. Papa selalu ingin mengajakmu bermain, jalan jalan dan bertualang. Papa menikmati saat kamu menarik narik tangan papa, meminta papa mengikutimu, melihat hal hal yang menarik hatimu. Papa menikmati memandikan dan mencebokimu. Papa juga menikmati waktu menemanimu menonton kartun kesukaanmu.
Tapi maafkan Papa yang tidak bisa setiap hari bersamamu. Maafkan Papa yang kadang masih mencuri waktu dengan hape papa waktu papa off. Maafkan juga papa yang pernah memarahimu. Maafkan juga mama yang suka marah dan bahkan meneriakimu.
Terima kasih tetap jadi anak yang ceria, yang menceriakan hidup papa, mama dan kakakmu, bahkan setelah kami membuatmu sedih dan menangis.

Saturday, October 8, 2016

Liburan Malang

Awal agustus kemaren kami sekeluarga liburan ke Malang. Kebetulan Arum masih belum aktif kegiatan sekolahnya dan kebetulan aku bisa off panjang.
Kebanyakan kami jalan jalan di daerah Batu, karena memang di daerah Batu banyak tempat wisata.
Kami menginap di Pohon Inn yang masih satu lokasi dengan Secret Zoo, Musium Satwa dan Eco Green Park. Secret Zoo dan Eco Green Park ternyata sangat bagus dan lengkap, penataan areanya efisien dan nyaman, dan cukup banyak koleksi satwanya. Sampai sampai kami kewalahan mengelilinginya.
Kami juga ke Musium Angkut yang memiliki koleksi yang sangat lengkap, kita bisa melihat mobil mobil dari semua generasi. Kami cukup takjub dengan koleksi dan penataannya yang luas.
Kami juga sempat ke Omah Kayu, bertempat di ketinggian kota Batu, tempat ini menyediakan belasan rumah Pohon yang jadi spot foto yang bagus.
Sempat juga kami bernostalgia ke kampus istriku dan melewati tempat kosnya dulu.
Selain itu banyak juga wisata kuliner di Malang yang kita datangi, antara lain pecel, bakso president dan ketan susu di alun alun Batu.
Alhamdulillah liburan ini cukup lancar dan menyenangkan.

Wednesday, June 1, 2016

Doa Papa

Papa selalu berdoa agar anak anak papa jadi anak yang sholeh, sehat, pintar dan kuat. Untuk anak papa Arumdapta, papa juga minta ke Allah agar dilembutkan hatinya, agar bisa menjadi lebih sabar dan diberi hidayah agar mau rajin sholat.
Bagi papa itu yang paling penting, nggak terlalu penting jika nanti Papa masuk surga karena punya anak yang sholeh, tapi jauh lebih penting kalau nanti kita sama sama sekeluarga bisa masuk surga.
Papa juga berharap Arum bisa lembut hatinya, nggak gampang marah dan cemberut, dan lebih bisa mensyukuri apa yang kita punya dan apa yang bisa papa berikan. Jangan gampang ribut sama mamamu, lebih sering bantu mama, dan selalu sayang sama adikmu.
Arum dan Altaf, harus selalu menyayangi, saling membantu dan saling menjaga.

Sunday, May 29, 2016

Kangen

Papa selalu kangen walau baru 1 jam papa pergi berangkat kerja. Papa kangen sama keceriaanmu, sama senyummu, dan sama matamu yang berbinar terang kalau sedang excited. Papa senang kalau papa mengajakmu jalan dan matamu berbinar terang, menantikan petualangan apa lagi yang kamu papa ajak. Walaupun cuma memberi makan burung, atau memberi makan kelinci.
Mudah mudahan dengan perubahan jadwal kerja papa ini bisa memberikan waktu papa lebih banyak buat altaf.

Friday, May 27, 2016

Kata kata pertama

Altaf agak lambat mulai berbicara, sampai umur 20 bulan, kata katanya yang paling jelas cuman mamam. Jadi kalau liat kita beli bungkusan, kamu tau itu makanan, pasti kamu bilang mamam, yang artinya kamu minta makan. Tapi untuk minum pun kamu bilang mamam.
Tapi bulan ini kamu punya kosa kata baru, yaitu Go dan Pa.. Go karena kamu lagi suka nonton serial Go Jetters, dan Pa kalau kamu menyebut atau memanggil papa.
Selebihnya kamu sering banget ngoceh, seperti mulai belajar menyusun kalimat yang lengkap. Walaupun papa belum me ngerti, tapi papa selalu berusaha menanggapinya.
Mudah mudahan kamu cepat berbicara lancar, jadi bisa ngobrol sama papa kalau papa telpon.

Monday, April 18, 2016

Bali

Bali
Awal bulan April ini kami sekeluarga ke Bali, cuman kami berempat. Tadinya mau ngajak kakak Tia atau Adis atau Devy, tapi mereka lagi sibuk sekolah dan try out.
Nggak lama sih kami di Bali, efektif cuma 4 hari. Hari rabu aku off, hari kamis traveling karena musti transit lewat Surabaya dan selasa sudah traveling pulang lagi lewat Surabaya lagi.
Nggak banyak juga tempat yang kami kunjungi, karena baru pertama kali ke Bali, untuk aku, jadi nggak terlalu tau mau kemana aja. Sudah coba browsing sih, tapi wisata untuk keluarga yang ada anak kecil belum 2 tahun memang nggak terlalu banyak. Tapi salah satu tujuan utama kita adalah Bali Safari, yah mirip mirip taman Safari di Puncak itu. CUman sayangnya karena Altaf masih suka rewel dan mamanya juga nampaknya kurang suka jadinya kami nggak maksimal jalan jalan di sana. Bahkan kami tidak sempat liat Safari nya. Yah gitu deh, kalau mamanya ngambek, Arum juga ikut ngambek. Yah sudahlah, lain kali lagi aja insyaallah kita kesini lagi kalau Altaf sudah lebih besar dan lebih ngerti. Satu yang kuperhatikan, animal show di sini lebih bagus dari pada yang di Singapore Bird Park, menurutku. Mungkin karena show-nya lebih informatif dan binatangnya lebih beragam, termasuk kucing dan tikus rumah.
Selain itu juga kami ke tanah Lot dan Bedugul. Kami juga nonton tari Kecak yang sangat bagus dan menghibur. Dan Bedugul ternyata sangat rapi dan indah. Kalau pantai kami pergi ke pantai Pandawa, pantainya sangat bagus dan bersih, pasirnya putih dan bulir bulir pasirnya besar besar seperti merica. Di pantai ini kami sempat lama, turis lokal cukup banyak di sini tapi turis luar nggak terlalu banyak. Tapi pantai Pandawa ini panas banget, kata supir kami memang di pantai ini paling panas. Dekat dekat pantai ini sebenarnya banyak pantai juga yang masih satu garis pantai, tapi kami cuma liat dari atas saja. Sempat juga mau singgah di pantai Blue Point sekedar mau menikmati pantai sambil makan di pinggir pantai, tapi rumah makan yang kami singgahi pelayannya ketus banget yang membuat kami membatalkan niat kami.
Sebenarnya aku pengen juga ke pantai pantai yang bagus bagus, tapi kayaknya nggak cocok buat kami yang membawa anak kecil. Sempat juga aku menawari anakku untuk ikut Sea Walking, tapi Arum nggak mau. Jadi memang liburan ini agak terbatas dan sedikit terkendala dengan anak kami yang paling kecil.
Kami juga sempatkan 1 hari untuk jalan jalan di mall di Kuta aja, sekalian nonton Batman V Superman yang belum sempat kami tonton waktu di Balikpapan. Sekalian beristirahat karena capek juga kalau setiap hari jalan jalan jauh.
DI Bali kami menginap di Swiss Bell Hotel Tuban, masih daerah KUta. Kalau di Google Maps sih cuma 2.5 km dari bandara. Tapi kalau ambil taksi dari bandara biayanya 80 ribu rupiah. Padahal jalannya nggak sampai 30 menit. Hotelnya sih bagus banget, karena mash baru. Dan kami dapat kamar yang di pinggir kolam renang, jadi buka pintu sudah kolam renang. Hotelnya bersih, sarapannya lumayan lengkap dan enak, dan halal semua.
Aku sudah janji sama keluargaku, lain kali kita ke Bali lagi. Mudah-mudahan bisa ajak kakak Devy atau kakak Tia supaya Arum ada temannya. Insyaallah.

Thursday, March 24, 2016

Study Tour

Study Tour Arum

Tanggal 11 sampai tanggal 19 Maret ini Arum pergi study tour ke Jawa Timur, tujuan utamanya adalah ke kampung Inggris di Kediri dan Malang. Di Kediri Arum tinggal di kampung Inggris itu di sebuah kos-kosan. Tapi karena kos-kosan nya nggak ada AC dan kipas angin, walaupun udaranya nggak panas, kamu kayaknya kurang betah. Awalnya kamu ngeluh kalau badanmu gatal gatal, papa curiga itu cuma biang keringat karena kamu tidur kepanasan hingga keringatan. Besoknya papa sempat panik karena kamu nelpon tengah malam nangis nangis katanya badanmu sakit semua. Alhamdulillah besok paginya badanmu sudah kembali enak dan bisa beraktifitas lagi.
Untungnya besoknya kamu pergi ke Malang, di Malang kamu tinggal di hotel yang pastinya ada AC-nya sampai kamu pulang kembali ke Balikpapan.
Walaupun sebenarnya kamu pernah 2 kali pergi tanpa Papa dan Mama, tapi kali ini agak berbeda karena sudah ada adikmu. Kamu kerap video call supaya bisa liat adikmu, katamu kamu kangen sama Altaf.
Dan kali ini juga kamu bepergian dengan akomodasi yang tidak terlalu nyaman, tidak seperti di rumah dimana AC hampir nggak pernah mati. Papa harap kamu bisa belajar atau paham bagaimana rasanya hidup tidak sama Papa Mamamu. Kamu harus bisa menghargai Papa dan Mama yang sudah berusaha semaksimal mungkin agar hidupmu itu nyaman.
Belajarlah untuk hidup tidak selalu nyaman, karena hidup itu tidak selalu sesuai dengan apa yang kita inginkan. Dan supaya kamu bisa lebih mensyukuri apa yang sudah kamu punyai sekarang.