Sunday, November 17, 2013

Korean Tour 29 September 2013

Korean Tour
29 September 2013

Setelah sarapan yang lumayan enak, dan tidak ketinggalan kimchi, jam 9 kami sepakat berkumpul dan berangkat lagi. Dengan ikut paket tour ini, kami diharuskan untuk tepat waktu, karena jadwalnya padat dan banyak tempat yang harus kami kunjungi. Pada beberapa tempat wisata pun waktu kami dibatasi, yang penting sudah foto foto.
Hari ini tempat pertama adalah Seongeup Folk Village. Ini adalah desa asli pulau Jeju dengan rumah asli Jeju. Disini kami belajar tentang rumah asli penduduk Jeju, termasuk adat dan kebiaaan masyarakat Jeju. Ternyata, pulau Jeju ini merupakan pulau buangan dari Korea, dulu kaum lelaki sangat sedikit di Jeju ini, jadi kaum lelaki tidak diperbolehkan bekerja, mereka disuruh tetap tinggal di rumah, sementara kaum wanita yang bekerja. Setelah penjelasan adat istiadat Jeju, mereka menawarkan madu sebagai obat dengan berbagai macam khasiat. Oh iya, tempat yang kami datangi ini ternyata juga pernah menjadi tempat syuting salah satu drama korea yang aku lupa judulnya, tapi ditempat ini ada fotonya.
Dari sini kami singgah di tempat jual oleh oleh khas Jeju, yaitu coklat isi jeruk dan vitamin C. Jeju memang terkenal dengan jeruknya.
Setelah itu kami menuju Seopjikoji, yaitu tempat di pinggir pantai dengan panorama yang indah. Sayang, sebagian besar waktu kami di Jeju dihiasi hujan, jadi kami tidak leluasa untuk berfoto-foto.
Setelah makan siang, kami dijadwalkan menuju Seongsan Sunrise Peak, ini adalah suatu area di pinggir pantai yang jika dilihat dari atas seperti bekas kawah gunung merapi, seluruh areanya dilapisi rumput hijau. Katanya kalau mau melihat sunrise disinilah tempat yang paling indah. Kalau malam tahun baru katanya pengunjung menginap di peak ini untuk bisa melihat sunrise pertama di tahun baru. Sebenarnya telah disediakan tangga naik yang nyaman dan tidak curam untuk menuju ke puncak, tapi karena hujan dan istriku juga kayaknya tidak bakalan kuat, akhirnya kami menikmati pemandangan di kakinya saja yang tidak kalah indahnya. Ohya, ternyata pulau Jeju ini termasuk salah satu dari 7 keajaiban dunia, walau sebenarnya banyak tempat di Indonesia yang jauh lebih indah. Tapi memang harus diakui, penataan tempat wisata di Korea ini sangat bagus, rapi dan bersih, jadi sangat mendukung wisatawan.
Setelah itu kami menuju museum Teddy Bear, yang pada dasarnya hanya museum dengan banyak sekali boneka Teddy Bear dengan berbagai macam bentuk dan dandanan. Di Korea katanya banyak sekali Museum Teddy Bear, ternyata konon katanya nenek moyang orang Korea adalah beruang.
Setelah itu kami makan malam dan kembali ke hotel karena besok pagi kami harus kembali ke Seoul.

Korean Tour 28 September 2013

Korean Tour
28 September 2013

Kami sampai di Bandara Inchieon, Seoul jam 9-an. Disini kami disambut oleh Tour guide lokal kami, namanya bu Kristin. Bu Kristin ini sangat fasih bicara bahasa Indonesia, ternyata dia pernah kuliah di UGM Yogya dan pernah tinggal di Indonesia selama 5 tahun, pantas aja bahasa-nya lancar. Dari bandara ini kami langsung naik bis menuju bandara Gempo, sekitar 1/2 jam dari Inchieon. Ini adalah bandara yang lebih kecil yang lebih dekat ke kota Seoul. Dari bandara ini kami berangkat lagi ke Jeju Island menggunakan Asiana Air lagi.
Perjalanan ke Jeju Island dari Seoul hanya 55 menit, jadi mungkin seperti antara Jakarta Surabaya. Jeju island ini berada di selatan Korea selatan, mereka bilang seperti Bali-nya Korea.
Sesampainya di Jeju, kami makan siang dulu, menu makan siang kami adalah Ayam yang dimasak dengan ginseng dan diisi nasi. Ini adalah salah satu menu khas Korea. Lumayan enak sih, tapi satu porsi isinya 1 ekor ayam yang tidak mungkin bisa kita habiskan, apalagi kalau cuma pake sumpit dan sendok. Disinilah pertama kali kami merasakan yang namanya Kimchi, lumayan enak sih, disini Kimchi itu seperti sambel kalau di Indonesia, pasti ada tersedia kalau makan.
Setelah makan kami diajak ke Ice Museum, sebenarnya sih cuman tempat yang berisi ukiran-ukiran es, sebelum masuk kami dipinjamkan sehelai selimut untuk menghangatkan badan selama didalam museum. Diatas Ice Museum ini ada Jeju Trick Eye Museum, isinya berupa gambar gambar yang dilukis sedemikian rupa sehingga kita bisa berinterkasi dengan gambar gambar tersebut, misalnya kita bisa berfoto seolah-olah kita bersalaman dengan Steve Jobs atau menerima piala Oscar dari Brad Pitt dan Angelina Jolie. Ada juga kita bisa berpose dengan anggota anggota Girls' Generation, lumayan menarik lah.
Setelah itu kami diajak menuju Mysterious Road, sebuah ruas jalan yang tidak lebih dari 1 km, dimana jika dilihat secara visual, jalan ini terlihat menanjak, tapi waktu dicoba mesin bis dimatikan dan rem dilepas maka bis itu akan berjalan seolah jalan itu menurun. Aneh memang, tapi mungkin itu hanya ilusi visual saja. Tapi ketika dicoba dituangkan segayung air ketengah jalan itu, air itu mengalir seolah olah ke atas.
Setelah itu kami diajak menuju Dragon Head Rock, ini adalah tempat wisata di pinggir pantai Jeju dimana ada batu karang yang besar yang menyerupai kepala naga. Konon katanya dulu ada naga yang hendak mencuri mustika dari Korea, lalu naga itu dipanah sehingga tidak bisa terbang kembali ke langit dan menjadi batu di pantai itu.
Setelah itu kami diajak makan, kali ini menunya ikan asap bakar, dengan side dish-nya kimchi, nori, kepiting yang sudah difermentasikan dengan lombok, salad dan sayur dan toge rebus/kukus.
Setelah makan baru kami ke Hotel Hawaii Jeju, jadi setelah perjalanan jumat siang dari Balikpapan, baru sabtu malam kami masuk hotel dan ketemu kasur, cukup melelahkan sih, tapi alhamdulillah senang.

Setelah itu kami menuju museum Teddy Bear, yang pada dasarnya hanya museum dengan banyak sekali boneka Teddy Bear dengan berbagai macam bentuk dan dandanan.

Korean Tour 27 September 2013

Korean Tour
27 September 2013

Setelah minggu yang menegangkan karena belum ada kepastian siapa yang menggantikan di lokasi, akhirnya kami berangkat juga tanggal 27 September menuju Jakarta.
Dengan Batik Air dari Balikpapan menuju Jakarta, Batik Air ini masih satu induk dengan Lion Air, bedanya ini adalah yang full service, dapat makan dan ada tipi-nya.Alhamdulillah kali ini tidak ada delay, jadi kami sampai di Jakarta sekitar jam 4-an. Padahal kita berkumpul di Terminal 2 baru jam 22:30, jadi kami cari lounge di Terminal 3 sambil menunggu waktu berkumpul.
Jam 22:30 kami berkumpul dengan semua anggota Tour dan tour leader di Terminal 2. Ternyata yang mengurus check-in pesawat dan bagasi. Paspor dan dokumen perjalanan juga dibagikan saat itu juga. Setelah briefing singkat, kami masuk bandara menuju ruang tunggu. Pesawat yang membawa kami ke Korea adalah Asiana Air jam 23:30.
Di pesawat istriku sempat hampir pingsan karena kelelahan, aku yang tidak bisa tidur jadi sibuk mengurusi istriku. Kami minta tolong pramugari, tapi sayangnya pramugarinya agak susah berbahasa Inggris. Aku sudah beberapa kali melihat kondisi istriku yang seperti ini sudah mengerti, Aku cuma minta agar istriku bisa diberikan tempat yang agak lapang buat berbaring dan bernafas. Mulanya istriku direbahkan di area pantry, tapi karena mereka mau menyiapkan makan malam, akhirnya istriku diberi tempat di kelas bisnis untuk sementara waktu dan alhamdulillah tidak lama istriku kembali pulih dan bisa kembali ke tempat duduk semula.

Monday, July 29, 2013

Dewasa

Arumdapta anak papa yang cantik jelita. Kamu sekarang sudah memasuki usia dewasa, kamu sudah nggak mau lagi dipeluk dan dicium papa. Papa tidak terlalu masalah sebenarnya, karena papa tau saat itu akan datang. Tapi papa sebenarnya masih sering kangen sama Arum, makanya papa masih suka berkumpul dan bercengkrama dengan Arum dan mama. Walau Arum sekarang lebih suka di kamar sendiri daripada jalan sama papa dan mama. Pada sekarang cemburu karena Arum lebih dekat sama mama daripada sama papa. Tapi nggak papa, asal jangan terlalu ribut sama mama ya. Kalian adalah 2 orang yang paling papa sayangi di dunia ini, jadi kalau kalian ribut itu menyusahkan hati papa. Arum harus lebih sabar dan tidak usah terlalu melawan kalau mama ngomel, karena begitulah mama. Walau Arum sekarang sudah mulai dewasa, tapi jangan sampai merasa papa dan mama jauh ya. Ketahuilah, papa dan mama selalu ada di dekatmu. Kalau ada masalah sekecil apapun, bicarakan dengan mama atau papa. Papa dan mama pasti mendengar. Karena kamulah satu satunya yang paling berharga yang papa mama punya. Papa mama harap kamu bisa lebih menjaga diri. Dan apapun yang kamu lakukan, harap pertimbangkan kasih sayang kami. Terima kasih Allah karena sudah diberikan anak yang membanggakan untuk kami, walau cuma 1. Mohon perlindungan hingga dia dewasa nanti.

Monday, July 8, 2013

blown up

Blown Up 28-May-2013 Bagi kami, slickliner, blown up dan putus kawat adalah merupakan mimpi buruk. Dan hari ini itu terjadi sama aku. Karena kurang awas waktu cabut DHSV, blown up dan putus kawat. Untung tool-nya nggak stuck dan kawatnya tersisa sedikit, dan untungnya lagi waktu sekali fishing, semua tool string naik termasuk DHSV-nya. Ini jadi pelajaran yang sangat berharga. Dan aku juga salut sama crew-ku yang sigap mempersiapkan fishing. Semoga tidak pernah terjadi lagi dan semoga crew-ku diberi berkah.

Arum Mulai Gede

Arum sekarang sudah mulai besar. Tahun ini dia berusia 11 tahun. Aku tau dia sudah memasuki usia aqil baligh. Susunya pun sudah mulai tumbuh. Sepupunya, si Devi, sudah mulai haid sejak umur 10 tahun. Arum sudah mulai dewasa, dia sudah tidak mau kupeluk peluk lagi, kecuali waktu aku baru pulang. Kalau tidur pun sudah tidak mau dipeluk lagi, walau kadang dia memilih tidur di lantai sama aku, tidak di tempat tidurnya. Dan minggu ini, ada lompatan besar, Arum mendadak mau tidur sendiri di kamarnya. Dia membiarkan aku tidur sama mamanya, suatu hal yang sangat drastis. Malam pertama sih aku masih terus monitor, tapi tampaknya dia tenang tenang aja tidur sendiri. Sampai akhirnya aku naik lagi ke lokasi, dia tetap tidur malam sendiri. Kalau suka-sukaan sama cowok sih aku belum ada lihat tanda-tandanya. Tapi istriku selalu monitor dengan sering mengajak Arum ngobrol. Prinsipku, dia harus mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari keluarganya, jadi dia tidak perlu mencari kasih sayang dan perhatian dari luar. Kami juga berusaha memenuhi semua kebutuhan dan kesukaannya, walau kami tetap harus menahan banyak permintaannya demi supaya dia tidak jadi anak yang manja. Satu hal yang aku masih khawatirkan, dia masih belum mau sholat sendiri. Walau kalau kami berjamaah sholat maghrib dia selalu ikut. Aku takut nanti pas saat dia mulai baligh, dia masih belum terbiasa sholat. Anakku sayang, belajarlah segera untuk menjalankan sholat 5 waktu, dan jangan pernah tinggalkan sampai kapanpun. Karena dengan sholat, kita bisa menjaga akhlak dan perilaku kita. Dan percayalah, sholat yang awalnya wajib itu akan menjadi kebutuhan buat kita.

Tuesday, March 12, 2013

hard times

Ini bulan yang berat bagi karyawan Barikin, bayangkan, sampe tanggal 29 ini kami belum menerima gaji. Bulan lalu pun kami terlambat menerima gaji, separuh tanggal 12 dan separuhnya lagi tanggal 29. Sedangkan bulan ini kami belum menerima sama sekali. Seluruh teman teman resah, bayangkan, biasanya kami terima gaji maksimum tanggal 10. Dan mungkin tidak semua karyawan yang mempunyai tabungan untuk sebulan kedepan. Kalau cuma buat makan aja mungkin masih "ada". Tapi yang berat adalah untuk menutupi cicilan cicilan. Bahkan sudah ada yang didatangi debt collector. Keresahan juga terlihat dari status fesbuk teman-teman. Walau sebelumnya ada himbauan untuk tidak mengumbar urusan dalam perusahaan, tapi kita sudah tidak tahan lagi, ini sudah kelewatan, dan teman teman sudah terlalu kesal hingga melampiaskannya ke fesbuk. Kuakui, teman teman ini sangat loyal, walau sudah telat sebulan, mereka masih saja tetap mau bekerja, walau ada 1-2 orang yang selalu memprovokasi untuk demo atau mengambil tindakan. Aku pun sebenarnya berfikir kalau demo tidak akan menyelesaikan masalah, malah akan menambah masalah. Aku pun percaya bahwa manajemen sudah berusaha maksimal untuk mengatasinya. Walau akhirnya emosiku pecah juga karena nggak ada info sama sekali setelah pemberitahuan resmi tanggal 21 kemaren. Setelah dijanjikan 1 minggu, dari kemaren tidak ada satupun info walaupun itu info yang negatif, bahwa gaji belum cair. Ini salah satu faktor yang mendorongku untuk pindah ke perusahaan lain, selain faktor faktor lain, walau sebenarnya aku masih merasa berat.