Buah Pikiran dan Tulisan, Pesan untuk buah hatiku... Arumdapta dan Altaf
Wednesday, January 2, 2013
Oktober 2012
Awal oktober lalu kami liburan ke Bandung dan Jakarta. Kali ini kami bawa pasukan, aku, istriku, Arum, bu Yana, Ridho, Rizki, Ehan dan Devy, ponakanku dari Samarinda. Berangkat tanggal 5 oktober, sampe Bandung besok paginya.
Di Bandung kami main Ice Skating, ke Trans Studio, Tangkuban Perahu, Factory Outlet, Pasar Kaget Gasibu dan seperti biasa, mborong buku.
Tiga hari di Bandung, kami lanjut ke Jakarta, nginep tempat om Joni dan tante Santi. Di Jakarta kami ke Mesjid Istiqlal, Ancol, Monas dan ibu ibu belanja di Thamrin City.
Banyak juga sih tempat wisata yang terlewatkan, tapi karena jalanan sering macet dan hujan jadi kami cuma bisa ke tempat itu saja. Paling nggak, cita cita istriku untuk mengajak bu Yana kesampaian, dan aku juga senang karena ponakan kesayanganku, Devy, diajak juga. Dan syukurnya, dengan adanya Devy, emosi Arum lebih bisa diatur.
Tuesday, September 11, 2012
15 juli
15 Jul
Hari ini memang kami rencanakan untuk keliling mall dan beli oleh oleh.
Pagi pagi kami langsung ke Bugis street. Karena Bugis Street belum buka, maka kami jalan jalan di sekitaran Bugis Street yang kalau hari minggu ternyata menjadi seperti pasar malam. Banyak macam barang yang dijual, dari baju, makanan hingga peralatan elektronik. Di sini kami membeli pembersih kaca dan plastik sealer yang kami anggap unik. Di Bugis Street kami membeli oleh oleh dan istriku mencari kaos kaos yang menurutnya nyaman dipakai.
Sorenya kami ke Orchard Road, salah satu targetnya adalah membeli sandal FitFlop kesukaan Arum dan mamanya. Tapi ternyata harganya kalau dirupiahkan menjadi 1.3 jutaan, suatu harga yang terlalu mahal hanya untuk sebuah sandal saja bagiku. Akhirnya kubujuk Arum untuk beli yang lainnya, akhirnya Arum beli mobil remote control, dan mamanya beli food processor.
Untuk ketigakalinya kami ke
Singapur, tidak pernah sekalipun kami menamatkan menjelajahi semua mall di orchard road.
14 juli
14 Jul
Hari ini kami habiskan waktu sepenuhnya di Universal Studio Singapore. Tidak seperti sebelumnya, kali ini kami membeli tiket langsung di tempat, dan ternyata masih ada walaupun weekend. Total harga tiket untuk kami bertiga adalah S$ 200. Ada beberapa wahana yang baru kita naiki kali ini, dan ada pula beberapa wahana yang memang baru, seperti Madagascar dan Transformer, The Ride. Untuk transformer, bagiku dan istriku, sangat menakjubkan. Di wahana ini, kita seolah diajak menaiki salah satu mobil autobots dan masuk ke tengah tengah arena pertempuran antara Decepticons dan Autobots. Sayangnya, semuanya bergerak terlalu cepat, jadi harusnya naik paling tidak 2 kali. Tapi antriannya yang sangat panjang bikin gempor kaki.
Kami pulang setelah selesai pertunjukan terakhir, yaitu kembang api. Tapi, walaupun sampai malam, masih ada wahana yang belum kita coba, karena hari itu hujan dan istriku tidak kuat terus terusan jalan dan antri.
13 juli
13 jul
Semenjak baru sampai Singapur, aku baru tahu kalau ada tempat wisata baru di Singapur yaitu Garden by The Bay. Ini adalah, sesuai namanya, taman di samping teluk Singapur.
Areanya sangat luas, bagian bagian utamanya adalah super tree, flower dome dan tropical forest dome.
Di super tree, ada pohon pohon buatan yang berukuran raksasa. Pohon buatan ini berupa struktur besi yang di dinding batang pohonnya diletakan berbagai macam tanaman. Uniknya pohon ini juga berfungsi sebagai penangkap air hujan dan pembangkit listrik tenaga matahari. Di sini juga ada sky walk, sejenis canopy bridge, yaitu jembatan yang menghubungkan antara pohon pohon tersebut. Selain sky walk itu, masuk ke area super tree ini tidak dikenakan biaya. Selain super tree, di sini juga ada flower dome, yang seperti namanya, adalah sebuah.kubah raksasa yang berisi bunga bunga tropis aneka warna. Di dalam ini indah banget, bayangkan aja ada kubah besar yang isinya adalah taman bunga raksasa dan beriklim sejuk. Ada juga tropical forest, yaitu sebuah kubah yang berisi gunung buatan yang dindingnya ditanam beragam tanaman tropis, dan dari atas gunung buatan ini mengalir air menjadi air terjun buatan. Di sini tak kalah indahnya daripada flower dome, sayangnya baterai kameraku habis waktu itu, jadi kami tidak banyak berfoto-foto kecuali pakai kamera handphone kami. Biaya masuk ke 2 dome S$ 28 (dewasa) dan S$ 15 (anak anak).
Pulangnya kami sempat singgah di mall yang ada di bawah marina bay sands, sebelum kami kembali ke hotel.
Setelah sempat istirahat selama sekitar 2 jam di hotel, kami pergi ke VivoCity Mall. Di mall ini ada tempat makan favorit kami, yaitu Banquet Food Court. Ini food court yang menyediakan hanya makanan asia, eropa, india yang halal. Kesukaan Arum dan mamanya adalah chiken rice, sedangkan kesukaanku adalah laksa
Target kami berikutnya adalah menonton Dancing Crane di Resort World Sentosa yang ada setiap jam 9 malam. Dari Vivo City Mall ini, kami cuma hanya perlu menyeberang lewat Sentosa Board Walk selama 15 menit menuju tempat atraksi Dancing Crane ini. Pulangnya kami sempat beli oleh oleh coklat di toko permen yang ada di area RWS ini.
Saturday, August 11, 2012
12 Juli 2012
12-jul-2012
Sepulangnya aku dari job di Star Energy, aku mengajak istriku untuk ke liburan lagi dan pilihannya adalah ke Singapur lagi.
Dari Jakarta kami berangkat naik Sriwijaya Air jam 09:20, tiketnya 1.8 jt untuk bertiga.
Sesampainya di Singapur, karena belum booking hotel, kami minta tolong supir taksi yang kebetulan ramah banget, untuk mencarikan kami hotel yang murah. Patokannya kami cuma minta yang tidak jauh dari stasiun MRT. Dan akhirnya kami dapatkan Hotel Fragrance Lavender, dengan tarif S$118 weekdays dan S$ 148 untuk weekend, jadi total untuk 5 hari tarifnya S$ 620 (4.650 ribu rupiah).
Sesampainya di hotel kami tidur dulu sampai sore, karena malam tadi pesawat istriku didelay dan baru nyampe jakarta jam 1-an.
Sorenya kami ke Orchad road naik MRT, setelah sebelumnya kami membeli kartu MRT senilai
S$12, termasuk isi 7 dollar satu tiket.
Pelukan
Minggu lalu pelan pelan aku mencoba untuk tidak menemani Arum tidur. Mulanya aku tidur di lantai dan Arum tidur tetap tidur di kasur. Tapi akhirnya malah dia ikut tidur di lantai. Besoknya, waktu dia tidur di kasur dia malah kesulitan tidur, akhirnya aku memeluknya sampe dia akhirnya tertidur. Mudah-mudahan waktu dia nanti sudah haid, dia bisa tidur sendiri. Walau mungkin masih takut tidur sendiri, paling nggak dia nggak perlu tidur dipeluk lagi. Aku juga nggak tau, kenapa dia suka banget kupeluk kalau mau tidur atau tidur menempel denganku yang tidak pake baju. Mungkin dia sudah terbiasa dengan bau badanku.
Yang berat buatku sebenarnya, adalah tidak memeluknya ketika tidur. Karena sebenarnya aku juga hobi banget memeluknya erat sambil mencium rambut dan kulitnya yang malah tidak berbau sama sekali. Jadi dalam proses penyapihan ini aku juga merasa berat. Kukuatkan hatiku, ini semua demi kebaikannya juga.
Monday, July 23, 2012
Arum dan sifatnya
Arum, anakku sayang...
Mungkin kamu sudah menyadarinya, bahwa kamu memiliki sifat yang sangat mirip dengan mamamu. Banyak sifatmu yang sangat mirip dengan mamamu, bahkan lagu dan makanan pun kalian banyak kesamaan. Belum lagi kata-kata dan ekspresi kalian, banyak sekali kesamaan. Dan papa tahu, kamu sebenarnya sangat mengidolakan mamamu. Apapun yang mamamu lakukan, kamu sepertinya ingin menirunya, bahkan papa tahu kamu mau berjilbab ke sekolah karena kamu ingin seperti mamamu.
Sebenarnya ini merupakan peringatan, bahwa mamamu seharusnya lebih berhati-hati dalam bertindak, karena kamu pasti akan menirunya.
Papa sebenarnya tidak keberatan, karena memang banyak sifat mamamu yang patut ditiru, yaitu keteguhan hati dan kebersihan. Tapi memang ada beberapa sifat yang menurut papa kurang baik. Tapi manusia memang tidak ada yang sempurna kan?
Cuma satu sifat papa yang sepertinya menurun ke kamu, yaitu selalu ingin on time, tidak terlambat. Papa sebenarnya bangga, tapi kadang kala kamu terlalu berlebihan takut untuk terlambat, baik untuk sekolah atau untuk kursus. Tapi kamu harus pertahankan, karena waktu adalah sangat berharga, bahkan waktu tidak bisa dibeli dengan uang. Waktu juga harus dihargai terutama jika berkaitan dengan janji untuk bertemu. Biarlah orang orang sekitarmu masih tidak malu untuk tidak on time, tapi kita jangan mengikutinya, karena di luar sana, orang yang tidak menghargai waktu akan dianggap tidak profesional.
Jadi menghargai waktu adalah salah satu kunci kesuksesan.
Subscribe to:
Posts (Atom)




